beranda

Minggu, 15 Mei 2011

Deraian Air mata untuk Si cantik

Deraian Air mata untuk Si cantik
Benar kata Kuswan, dokter spesialis bedah plastik RS Awal Bros, cantik itu sakit. Saya pun merasakannya, betapa sakitnya saat ingin menjadi cantik. Padahal air mata sudah bercucuran karena menahan sakit. Demi menghilangkan komedo yang ada di hidung, rasa sakit itu terpaksa diabaikan. Padahal jujur, luar biasa sakitnya. Kapokkah saya?

Tidak juga. Satu bulan kemudian, saya datangi praktek dokter kulit dan kecantikan di Anggrek Mas dan ritual itu saya ulangi. Lagi-lagi, demi terlihat cantik. Saya pun berderai air mata lagi. Bahkan saya makin mencoba treatment lain yang tak kalah sakit. Pelling..itulah nama treatment yang saya lakukan. Perih...begitulah rasanya. Tapi tidak apa-apa, demi wajah mulus. Apapun saya lakukan.

Ternyata, benar juga, demi cantik, sakitpun ditahan. Saya yang hanya melakukan perawatan ringan saja, mau menahan sakit. Pantas saja, wanita-wanita yang menjalani bedah plastik bisa sangat menahan sakit. Perih akibat sayatan pisau bedah tak dirasakan. Pastinya sayatan pisau bedah lebih sakit daripada sendok una (alat untuk mengeluarkan komedo). Karena semua rasa sakit itu terbayar dengan hidung yang mancung, mata yang lebar, dagu yang panjang juga bibir yang sensual.  ***










Tidak ada komentar: