beranda

Minggu, 15 Mei 2011

Cantik itu Sakit

*dr Kuswan, SpBP, Dokter Spesialis Bedah Plastik RS. Awal Bros

Beautiful is pain. Cantik itu sakit. Begitulah istilah untuk wanita-wanita yang mau menahan sakit demi cantik. Rela wajahnya di bedah dan dimasukkan silikon. Padahal sakitnya luar biasa.

Suatu malam di ruang praktek dokter spesialis bedah plastik Rumah Sakit Awal Bros, seorang wanita duduk menunggu giliran konsultasi. Sekilas dari wajahnya tak terlihat masalah. Ia pun masuk ke dalam ruang praktek dr Kuswan, SpBP. Di depan dokter spesialis bedah plastik inilah, diketahui wanita ini punya masalah dengan dagunya. Awalnya karena ingin memiliki dagu yang indah, ia mau saja dagunya disuntik silikon. Tapi justru yang didapat dagunya miring. 


Setelah melalui tahap konsultasi beberapa kali, akhirnya, dua minggu yang lalu, Sabtu (23/4), wanita inipun memutuskan mengoperasi dagunya. Proses mengeluarkan cairan silikon dan memperbaiki dagu itu berlangsung hampir 2 jam. '' Kini dagu pasien sudah tidak miring lagi. Dan pasien sangat puas dengan bentuk dagunya yang sekarang, '' kata alumni Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Wanita itu adalah satu dari puluhan pasien di Batam. Menurut dr Kuswan, rata-rata 5 sampai 10 orang pasien datang padanya. Mereka datang dengan macam-macam keluhan dan permintaan. Pasien-pasien di klinik bedah plastik ini, kata dr Kuswan, bukanlah orang yang sakit tapi orang-orang yang sehat. Wanita-wanita ini datang dalam kondisi ingin memperbaiki tampilan tubuh dan wajah. Jika kondisinya tidak normal lalu ingin menjadi normal, menurut dr Kuswan, dikategorikan dengan tindakan Bedah Plastik Rekonstruksi. Sedangkan untuk pasien yang datang dengan kategori sudah memiliki tubuh dan wajah normal tapi ingin yang lebih sempurna lagi, diketogorikan Bedah Plastik Estetik.

Contoh kasus pasien dengan kondisi wajah tidak normal, yaitu pada seorang gadis berusia 25 tahun. Sejak lahir wajahnya seperti cakil (tokoh dalam pewayangan) yang memiliki rahang yang maju ke depan. Oleh dr Kuswan, gadis ini disarankan menjalani operasi membuang kelebihan tulang rahang. ''Tulang rahang yang sudah saya potong, saya pasang plat. Hasilnya, mulut tidak lagi maju dan wajahnya makin cantik, '' kata dokter yang juga berpraktek di RS Awal Bros Pekanbaru dan RSU Pekanbaru.

''Saya bukan tukang yang bisa langsung mengerjakan'' kata dokter yang berdomisili di Pekanbaru. Ada serangkaian tes yang harus dilakukan pasien. Pasien harus datang beberapa kali karena harus menjalani tes kejiwaan. Apalagi, jika pasien belum yakin dengan keputusannya. Biasanya dr Kuswan menyarankan untuk berfikir kembali. Jika sudah bulat keinginannya, pasien boleh datang lagi.
Dr Kuswan mengaku, pernah didatangi seorang wanita yang pernah dioperasi di bagian wajahnya. Setelah menjalani operasi, ia melihat wajahnya berbeda. Padahal wajahnya sudah cantik. Tapi ia merasa bukan dirinya. Ia tidak nyaman dan minta dikembalikan seperti wajahnya semula.

Dr Kuswan juga sering didatangi pasien kecanduan operasi plastik. Pasien itu selalu ingin memperbaiki tampilan wajah dan tubuhnya. Mereka biasanya sudah sangat siap. Bahkan sudah membawa foto wajah yang ingin dicontoh. Tapi ada juga yang masih bertanya bagian tubuh atau bagian wajah mana yang belum sempurna.

Karena ini kebutuhan tersier yaitu kkebutuhan manusia yang sifatnya mewah, tidak sederhana dan berlebihan yang timbul setelah terpenuhinya kebutuhan primer dan kebutuhan skunder. Maka wanita-wanita yang datang juga dari kalangan menengah ke atas. Biasanya pengusaha atau ibu rumah tangga yang memiliki suami kaya.

Lalu bagian tubuh atau bagian wajah mana yang paling sering di perbaiki ?  Menurur dr Kuswan, memancungkan hidung menjadi pilihan favorit. Selain membentuk lipatan mata dan memperbesar payudara. Dr Kuswan mengaku, ukuran payudara yang diminati masih sekitar 34 B. 

''Waktu itu ada seorang gadis berusia 17 tahun. Karena payudaranya terlalu besar, ia minta pada ibunya agar dioperasi saja. Ibunya sempat khawatir akibat operasi ini anaknya kelak tidak bisa menyusui bayinya. Saya jelaskan bahwa proses menyusui masih tetap dapat dilakukan, karena implan silikon dipasang di balik kelenjar payudara. Saya katakan bahwa implan silikon dimasukkan lewat sayatan di bawah lipatan buah dada, sehingga sama sekali tidak mengganggu kelenjar payudara.
Kondisi ini berbeda ketika payudara ingin dibesarkan. Karena pemasangan silikon dilakukan di balik otot dada.

Sebelum mengambil keputusan operasi, dr Kuswan juga menyodorkan surat persetujuan suami atau orangtua jika pasien belum menikah. Selain itu dr Kuswan juga memberi kesempatan pasien berdiskusi hingga 2-3 kali pertemuan. Sekaligus untuk memberi pasien berfikir ulang. Dalam kesempatan bertemu itu, dokter kelahiran Ambarawa Tahun 1977 ini juga menunjukkan gambar-gambar tentang proses memasukkan obat. Bahkan dr Kuswan juga memberi pilihan pada pasien untuk memilih jenis pembiusan. ''Pasien boleh memilih dibius lokal atau total. Apapun didiskusikan saat konsultasi. Karena bedah kecantikan yang dilihat hasil bukan prediksi. Semua sudah bisa terlihat sebelum operasi. Ada ukuran-ukurannya yang sudah diatur. Hingga hasilnya tidak melenceng dari rencana, ''kata dokter yang berpraktek pada hari Kamis hingga Sabtu di Batam. ***


Kecantikan Itu Berkisar Milimeter

Dr Kuswan menyebut kecantikan itu hanya berkisar milimeter. Maksudnya kecantikan itu bisa terwujud hanya dengan mengubah beberapa milimeter di wajah. Tak heran jika wanita-wanita suka sekali memperbaiki tampilan wajahnya. Ada yang ingin meninggikan cuping hidungnya membentuk piramid. Agar hasilnya hidung menjadi mancung. Ada juga yang ingin matanya lebar, lalu minta dibuatkan lipatan kelopak mata. Memperbesar payudaranya juga disukai wanita-wanita Batam. Menurut dr Kuswan, sizenya masih standar tidak ada yang minta sebesar payudara Malinda Dee (tersangka  penggelapan dana nasabah Citigold Citibank). ''Umumnya masih diseputaran 34 B. Kalau Malinda Dee itu bukan lagi ukuran untuk orang Asia, makanya tidak ada yang minta, ''kata dr Kuswan lagi.

''Saya pernah mengoperasi pasien yang hidungnya rusak karena silikon. Operasi ini rumit sekali. Karena hidung sudah mencong. Ini akibat dari suntikan silikon yang dilakukan oleh tenaga non medis. Biasanya karena tergiur tawaran harga murah dan pengen cantik. Istri saya juga suka cerita kalau di arisan banyak sekali tawaran suntik silikon murah. Yah saya bilang ke istri begitulah wanita inginnya cantik tapi pengen yang murah. Tapi tidak lihat hasilnya, '' kata dr Kuswan lagi.

Silikon yang kini digunakan pun lebih aman. Karena sejak tahun 1972, penggunaan silikon cair sudah dilarang oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Dunia (The Food and Drug Administration (FDA or USFDA). Dan tidak lagi diproduksi, karena itu, kata dr Kuswan, jangan tergiur dengan suntik silikon murah, yang biasanya menggunakan silikon cair.

''Dengan menggunakan silikon padat, memudahkan kerja dokter bedah kecantikan. Karena implant silikon yang ditanam tadi bisa langsung diambil. Bentuknya menyerupai karet penghapus. Silikon padat ini biasanya digunakan untuk implan hidung, dagu dan pipi. Jika bosan, silikon itu bisa dibuang atau ditarik saja oleh dokter, '' kata dokter Kuswan di ruang parkteknya.

Selama proses pemasangan implant, pasien harus menjaga wajah atau bagian tubuh yang telah berisi silikon dari benturan. Butuh waktu hingga satu bulan. Untuk menyamarkan luka bekas operasi sampai tiga bulan lamanya.

Proses operasi yang harus dijalani pasien juga beragam. Menurut dr Kuswan, untuk operasi tarik perut butuh waktu 6-7 jam. Operasi ini paling lama karena membuka semua kulit perut. Operasi payudara bisa sampai 4-5 jam. Sedangkan memancungkan hidung dan membuat lipatan kelopak mata antara 1-2 jam.  ''Benar-benar beuatiful is pain kan,''kata dokter Kuwan menutup pertemuan kami. (agn)


   

Tidak ada komentar: