beranda
Senin, 18 April 2011
Kepasrahan Luar Biasa
Intan terbaring dikasur. Sedangkan Rizky asyik bermain di dalam kamar sewaan. Tiba-tiba Intan menjerit, saat kakinya diselonjorkan. Syarifah hanya bisa melihat, tidak ada yang bisa dibuat. Ia membiarkan saja, hingga jeritan kesakitan itu reda. Syarifah kemudian menunjukkan selang yang terlihat menonjol didada. Ia menyebut alat itulah penyebab kesakitan. Selang itu dibuat ketika Intan bayi. Dulu, uang tak jadi masalah, karena orangtua Intan masih ada.
Kini, Intan menjadi tanggungjawab Syarifah. Ia tahu, tak ada yang bisa dilakukan dengan kondisinya saat ini. Namun ia tetap berusaha sebisanya. Ia mengaku, yang ada hanya kepasrahan luar biasa. Untuk mengurangi kesakitan yang dirasakan Intan, Syarifah rutin memijat tubuh Intan. Hasilnya, tangan dan kaki Intan tidak bengkok seperti penderita Hydrochepalus lainnya.
Disaat harus memasukkan Intan ke rumah sakit karena kejang-kejang, Syarifah juga tak penah kehabisan akal. Ia pergi mencari bantuan. Doa tak lupa dipanjatkan. Bahkan ia juga sudah pasrah jika suatu saat Intan dipanggil Allah. Tapi, selagi bisa diperjuangkan, Syarifah akan berusaha. Ia yakin Allah akan membantu. Karena Allah melihat. ***
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar