beranda

Selasa, 05 Juni 2012

Bukan Pembantu Biasa


Sulitnya mencari pembantu rumah tangga di Batam, membuat jasa penyalur PRT kebanjiran order. Kebanyakan konsumen memilih PRT part time dibandingkan yang tinggal didalam.
Sudah sebulan ini Tiana P Suharto tidak di rumah. Sejak liburan sekolah Tiana memilih menemani putra kembarnya yang sekolah di Jakarta. Rumahnya di Jl Bukit Indah Raya 3 No 53 Sukajadi itu hanya ditunggui seorang supir dan seorang pembantu rumah tangga (PRT).

Hotim (33) yang kini bekerja di rumah Tiana adalah seorang PRT part time. Tiana merekrutnya dari Ummi Haniya, perusahaan penyedia cleaning service dan house cleaning di Ruko Mega Legenda Blok B2 No 33A Batam Center.

''Sejak pembantu saya berhenti, saya kesulitan mencari gantinya. Lalu teman saya bilang kalau dia sudah dapat pembantu dari Ummy Haniya. Katanya bagus. Makanya saya coba,'' kata Tiana melalui hapenya.

Siang itu, walau tidak ada Tiana, Hotim tetap terlihat sibuk membereskan rumah. Saat ditemui, wanita asal Surabaya ini menyapu teras belakang. Ia juga membersihkan tangga juga lantai di dekat kolam renang.

''Semua pekerjaan rumah saya kerjakan. Seperti membereskan rumah,mencuci juga menggosok pakaian. Pokoknya dari jam delapan pagi sampai jam setengah lima saya kerja,''kata Hotim yang pernah dua tahun bekerja di Malaysia.

Bahkan Hotim juga membersihkan kamar pribadi Tiana. ''Makanya sejak awal, yang saya tekankan kejujuran. Karena saya jarang di rumah, suami saya juga sering ke luar kota. Otomatis rumah selalu kosong,''kata istri dari seorang pimpinan perusahaan jasa di Batam.

Menurut Tria, Direktur Utama Ummi Haniya, agar konsumen tidak khawatir, sebelum PRT mulai bekerja, ada kontrak yang harus ditandantangani oleh kedua belah pihak. ''Salah satu isi kontrak itu menjelaskan jika terjadi kehilangan, maka perusahaan akan mengganti senilai barang yang hilang,''kata Tria yang sudah satu tahun membuka usaha ini.

Untuk PRTnya, kata Tria, wajib mengganti senilai 10 kali lipat dari harga barang yang hilang. ''Sebenarnya ini hanya sekadar memberi efek jera saja. Tapi alhamdullilah, sejak setahun membuka usaha tidak ada kejadian seperti itu,''kata alumni Batam Pos Entrepreneur School angkatan pertama ini.

Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, Tria selalu mengawasi pekerjaan PRTnya. ''Khusus membersihkan laci lemari di kamar tidur saya pasti mendampingi. Pernah suatu kali di rumah salah satu konsumen yang lain, di laci lemari yang kami bersihkan itu ada setumpuk uang juga perhiasan. Ya tetap kami keluarkan uang dan perhiasan itu dari laci dan membersihkan satu persatu isi laci lalu kami kembalikan pada tempatnya semula,''cerita Tria.

Untuk layanan PRT, Tria memberikan service khusus untuk hari pertama. Seperti rumah Tiana, pada hari pertama, ada 2-3 orang tim datang untuk membersihkan rumah secara keseluruhan. Debu-debu di laci, lukisan, buku juga VCD dibersihkan dengan tuntas. Bahkan lumut di halaman belakang juga hilang. Bekicot di kaca-kaca jendelapun dihilangkan. ''Katanya sudah empat tahun tidak pernah dibersihkan. Waktu itu kami butuh waktu 3 hari untuk membersihkan semua. Pokoknya semua tuntas. Jadi pembantu yang akan bekerja hanya melakukan pekerjaan pembersihan rutin. Tidak lagi melakukan pembersihan yang sifatnya detail tadi. Layanan pembersihan keseluruhan itu akan kontinue dilakukan satu bulan sekali,''kata Tria yang menerapkan prosedur kegiatan rutin (Standard Operating Procedure) pada PRTnya.

Tak hanya itu, Tria juga mengirimkan satu pengawas pekerjaan PRT setiap minggunya. Pengawas itu bernama leader. Tugasnya melihat hasil pekerjaan PRT. ''Leader akan mengecek satu persatu hasil pekerjaan PRT. Jika ditemukan debu atau tempat-tempat yang masih kotor, leader akan memerintahkan PRT untuk membersihkan lagi,''kata Tria sambil mengenalkan seorang leader yang kebetulan datang ke rumah Tiana.

Saat ini Tria memiliki 36 orang operator (PRT), 3 orang leader, 7 orang marketing dan 1 orang manager untuk mendukung usaha cleaning service dan house cleaning.

Tak heran, dengan layanan seperti itu, Tria menetapkan tarif PRT part timenya seharga Rp 1,8 juta. Jika membutuhkan satu tenaga lagi seperti tukang kebun maka tarif untuk tenaga tambahan itu adalah Rp45 ribu perhari.

Berbagai pilihan PRT part time juga ditawarkan Batam House Cleaning yang berkantor di komplek Sunday Park Blok B No 3 Tiban. Tarif house cleaning mulai dari Rp550 ribu hingga Rp1,2juta untuk yang bekerja selama 3 jam. Dan tarif mulai dari Rp650ribu sampai Rp 1,3 juta untuk lama bekerja 4 jam. Pilihannya 2 kali dalam seminggu, 3 kali dalam seminggu, 4 kali dalam seminggu, 5 kali dalam seminggu hingga 6 kali dalam seminggu.

Menurut Meri, Manager Batam House Cleaning, konsumen boleh memilih jam kerjanya. ''Kami menyediakan dua pilihan yaitu PRT mulai bekerja pukul 08.00 WIB atau 13.00 WIB,''kata Meri.

Sejak berdiri tiga bulan lalu, Batam House Cleaning sudah melayani 30 konsumen yang bertempat tinggal mulai dari Batam Center, Sekupang hingga Batuaji. ''Konsumennya kebanyakan pasangan suami istri yang bekerja, namun yang ada juga yang istrinya tidak bekerja,''tambah Meri.

Sama seperti di Ummy Haniya, PRT Batam House Cleaning tidak memasak. ''Namun kami memberi kebebasan PRT membantu pekerjaan lain jika masih ada waktu. Apapun pekerjaannya kami sesuaikan permintaan konsumen,''kata Meri

Saat ini peminat PRT part time terus meningkat. Di Ummy Haniya, konsumennya kebanyakan dari keluarga menengah keatas juga ekspatriat. ''Pelanggan kami rata-rata di perumahan Sukajadi, Dutamas, Anggrek Sari juga Alexandria. Dan kebanyakan minta yang 4 jam selam 2 kali seminggu dan 3 kali seminggu,''tutur Tria yang mengawali bisnis ini karena miris melihat istri-istri yang menjadi korban KDRT dan ingin memberdayakan mereka.

Diakui Tria, kebanyakan konsumen suka menggunakan jasa PRT di Ummy Haniya. Menurut mereka, rumah menjadi lebih bersih. Karena semua sudut rumah bahkan laci juga bebas debu dan kotoran. Dan yang paling utama adalah aman dari tindak pencurian.

Tria memang berupaya menciptakan suasana kerja yang nyaman untuk para operatornya. Ia memberi hari libur pada hari Minggu dan kerja setengah hari pada hari Sabtu. Selain gaji perbulan standar UMK. ''Dulu awalnya saya punya 3 orang, sekarang bertambah. Setiap kali saya cari tenaga kerja baru, mereka mau karena standar gaji yang lebih besar dari umumnya,''tambah Tria.

Kasur hingga Sofa Juga Dibersihkan

Untuk memenuhi kebutuhan konsumen, Ummy Haniya juga menyedikan alat pembersih debu dengan kemampuan membersihkan hingga 20 cm dari permukaan plus dry sampo. Alat yang di gunakan berteknologi tinggi, menggunakan mesin dengan spesifikasi untuk membersihkan dan mencuci karpet, sofa, springbed, interior mobil, poles lantai, meubel rumah dan kantor. ''Alat ini praktis, ekonomis dan harganya juga terjangkau. Karena hanya Rp300 ribu saja untuk sekali service,''timpal Primanata, manager Ummy Haniya.

Di Ummy Haniya, semua layanan cleaning service part time juga tersedia. Selain house cleaning untuk rumah tangga dan cleaning service untuk perkantoran, Ummy Haniya juga menyediakan cleaning service untuk pesta, festival juga perpisahan sekolah. ''Kami akan membantu membersihkan sampah juga memncuci piring. Pokoknya semua hal yang menyangkut kebersihan,''kata Primanata lagi. ***


















Tidak ada komentar: